Analisis Framming dan Transformasi Kekuasaan pada Produk Lotion HB Dosting Daviena Skincare: Studi Analisis Wacana

Authors

  • Serly Manika Dhiya Fatimah Manika Universitas sunan ampel surabaya Author

Keywords:

Framing, Klaim Berlebihan, Wacana Produk

Abstract

Penelitian ini membahas framing dan transformasi kekuasaan wacana pada produk HB Dosting Daviena Skincare di platform TikTok. Setelah uji laboratorium menunjukkan bahwa ada kandungan yang tidak terdeteksi, sehingga wacana publik berubah dari positif menjadi negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis) teori Norman Fairclough untuk mengeksplorasi perubahan framing dan distribusi kekuasaan wacana dari brand ke konsumen. Penelitian tersebut menggunakan deskriptif kualitatif dan data dikumpulkan melalui observasi online terhadap komentar di TikTok sebelum dan setelah fakta klaim terungkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing positif awalnya mendominasi wacana dan membangun kepercayaan konsumen, tetapi framing negatif muncul setelah fakta terbongkar, menyebabkan citra brand memburuk. Selain itu, TikTok sebagai media sosial berperan penting dalam transformasi kekuasaan, di mana konsumen kini memiliki kontrol lebih besar dalam membentuk opini publik melalui interaksi digital. Penelitian ini menyoroti bagaimana media sosial dapat menjadi alat yang efektif untuk membangun sekaligus meruntuhkan wacana suatu produk.

Downloads

Published

2025-01-01

How to Cite

Analisis Framming dan Transformasi Kekuasaan pada Produk Lotion HB Dosting Daviena Skincare: Studi Analisis Wacana. (2025). Adibasa: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1). https://jurnal.asraindonesia.com/index.php/adibasa/article/view/42