PERAN KORBAN DALAM TRAGEDI CAROK TANJUNG BUMIBANGKALAN MADURA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dalam sebuah kejahatan, tidak selalu pelaku yang sepenuhnya bertanggung jawab atas tindak pidana tersebut. Korban juga dapat memiliki peran dalam terjadinya kejahatan, di mana mereka mungkin memengaruhi atau memicu tindakan pelaku. Tindakan kriminal tidak selalu sepenuhnya kesalahan pelaku, melainkan sering kali ada kontribusi dari korban yang turut mempengaruhi situasi. Viktimologi, sebagai kajian yang mempelajari tentang korban, mengungkapkan bahwa peran korban dalam proses viktimisasi dapat menjadi faktor penting. Dengan demikian, korban sering kali menjadi elemen signifikan dalam terjadinya kejahatan yang mereka alami. Oleh karena itu, tanggung jawab atas kejahatan tidak sepenuhnya berada di tangan pelaku, tetapi juga dapat melibatkan peran korban.Pelaku memang harus dihukum atas tindakannya, namun tanggung jawab korban dapat diwujudkan dalam prinsip-prinsip yang mendukung keadilan, termasuk mempermudah proses penghukuman pelaku. Perilaku atau tindakan korban, baik secara sengaja maupun tidak sengaja, bisa saja turut memicu atau memprovokasi pelaku untuk melakukan tindak kejahatan. Misalnya, dalam kasus Carok yang sempat viral di Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura, yang mengakibatkan empat orang tewas, tindakan korban dianggap telah melukai harga diri pelaku sehingga memicu terjadinya pembunuhan. Namun, sebagian besar penelitian lebih menyoroti pelaku kejahatan tanpa memperhatikan kontribusi korban dalam peristiwa tersebut.



G.png)